Berapa umurmu, Nasrudin?"
"Empat puluh."
"Lho? dulu, kau menyebut angka yang sama ketika aku menanyakan umurmu itu, dua tahun yang lalu?"
"Ya, aku memang selalu berusaha konsisten dengan apa yang pemah kukatakan."
"Oh, begitukah cara menepati omongan?"
"Masak kau nggak tahu?"
Nasrudin sedang berjalan di sepanjang jalan dengan mengenakan jubah berwarna biru tua ketika seseorang bertanya: "Mengapa engkau berpakaian seperti ini, Nasrudin? Apa ada yang meninggal?"
"Ya," kata sang Mullah, "Kan bisa saja terjadi kematian, tanpa kita diberi tahu."
Jumat, 18 Desember 2009
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar